Workflow & Automation
Menyederhanakan proses manual menjadi alur digital yang jelas, terukur, dan dapat diotomatisasi secara bertahap.
Saya Ferry Sachfiari A, SE — Dokumentalis Hukum pada Sekretariat DPRD Kota Samarinda, diluar itu saya sebagai: government digital system builder, system thinker, dan penggiat AI workflow. Saya menyukai proses rumit yang bisa diurai, disederhanakan, lalu diubah menjadi sistem kerja yang benar-benar berguna.
Saya bekerja di lingkungan pemerintahan daerah dan aktif mengembangkan berbagai sistem internal, website, workflow automation, dokumentasi, serta integrasi AI untuk mendukung kerja birokrasi yang lebih efisien.
Saya menikmati peran di antara teknis dan tata kelola: memahami kebutuhan, memetakan alur, merancang struktur sistem, lalu menerjemahkannya menjadi solusi digital yang realistis.
Bagi saya, digitalisasi bukan sekadar memindahkan formulir ke layar. Digitalisasi harus mengurangi friksi, memperjelas tanggung jawab, memperbaiki data, dan membuat keputusan menjadi lebih cepat.
Fokus saya bukan sekadar membuat aplikasi, tetapi merancang sistem kerja yang lebih tertib, terukur, mudah digunakan, dan mampu tumbuh mengikuti kebutuhan.
Menyederhanakan proses manual menjadi alur digital yang jelas, terukur, dan dapat diotomatisasi secara bertahap.
Merancang aplikasi internal pemerintahan yang ringan, modular, mudah dipahami operator, dan realistis dari sisi anggaran.
Mengintegrasikan AI untuk pencarian pengetahuan, dokumentasi, ekstraksi informasi, analisis, dan peningkatan produktivitas.
Beberapa jenis solusi yang telah dan sedang saya kembangkan untuk mendukung pelayanan, dokumentasi, pengelolaan informasi, dan koordinasi kerja.
Pengelolaan agenda kegiatan, susunan acara, dan pembagian staf bertugas dalam satu alur yang ringkas dan mudah dipantau.
Sistem pengelolaan album, unggah foto, caption, watermark, dan publikasi dokumentasi kegiatan secara terstruktur.
Pusat pengetahuan berbasis dokumen untuk membantu pencarian informasi, pemahaman SOP, regulasi, dan referensi kerja internal.
Sistem dokumentasi kegiatan dan monitoring progres untuk membangun budaya kerja yang lebih tertib, transparan, dan berbasis data.
Prinsip ini saya gunakan agar teknologi tetap relevan, mudah diterapkan, dan tidak berhenti sebagai proyek sesaat.
Yang paling penting adalah membuat pekerjaan menjadi lebih jelas, lebih cepat, lebih mudah dilacak, dan lebih bermanfaat bagi orang yang menggunakannya.